Cardigan: Jenis, Bahan Rajut, dan 10 Cara Memakainya untuk Perempuan dan Pria
Cardigan adalah baju rajut berkancing depan. Kenali jenisnya, bahan rajut yang nyaman di iklim tropis, dan 10 cara memakai cardigan untuk perempuan dan pria.

Daftar isi
Cardigan adalah baju rajut yang terbuka penuh di bagian depan, biasanya berkancing dan tanpa kerah, sehingga dipakai seperti jaket tipis. Karena bisa dilepas-pasang dalam hitungan detik, ia jadi lapisan paling praktis untuk iklim Indonesia: panas di jalan, dingin di kantor, kelas, mal, atau kabin pesawat yang ber-AC. Kuncinya ada di dua hal yang sering terlewat, yaitu ketebalan rajutan dan panjang badannya.
Panduan ini membahas jenis-jenis cardigan, cara membaca bahan dan tekstur rajut sebelum membeli, 10 rumus memakainya untuk perempuan, pria, dan busana muslim, plus cara merawatnya supaya tidak melar. Semua contoh outfit memakai item generik yang bisa kamu cari di lemari sendiri dulu.
Apa itu cardigan dan dari mana namanya?
Dalam KBBI Daring, bentuk bakunya ditulis kardigan: baju rajutan tanpa kerah, berlengan panjang, dan berkancing depan, terbuat dari benang wol. Kamus Merriam-Webster memberi definisi yang mirip, yaitu sweter atau jaket yang biasanya tanpa kerah dan terbuka sepanjang bagian tengah depan. Artikel ini memakai ejaan "cardigan" karena itulah yang paling sering kamu ketik saat mencarinya.
Namanya berasal dari seorang bangsawan Inggris. Menurut Encyclopaedia Britannica, James Thomas Brudenell, 7th Earl of Cardigan, adalah jenderal yang memimpin serbuan Brigade Kavaleri Ringan dalam Pertempuran Balaklava pada 25 Oktober 1854, di tengah Perang Krimea. Britannica juga mencatat bahwa ia memperkenalkan apa yang kemudian disebut cardigan jacket untuk resimennya. Merriam-Webster mencatat penggunaan pertama kata cardigan pada 1856, dua tahun setelah pertempuran itu.
Yang menarik, istilah ini awalnya tidak merujuk ke model berlengan seperti yang kita kenal sekarang. Artikel Wikipedia tentang cardigan menyebut istilah tersebut semula hanya untuk rompi rajut tanpa lengan, lalu meluas ke model lain. Bahannya juga ikut berubah. Definisi KBBI masih menyebut wol, padahal kini cardigan juga dibuat dari katun, akrilik, atau campurannya (lihat bagian bahan di bawah). Jadi, jangan menebak dari kata "rajut" saja. Selalu cek label komposisi bahan di bagian dalam.
Jenis cardigan menurut model dan panjangnya
Nama model di toko daring sering tumpang tindih. Supaya tidak salah beli, patokan paling berguna adalah di mana ujung bawahnya berhenti dan bagaimana bagian depannya ditutup. Tabel berikut merangkum model yang paling sering kamu temui.
| Model | Ciri utama | Paling cocok dengan | Catatan redaksi |
|---|---|---|---|
| Cardigan crop | Berhenti di sekitar pinggang | Kulot, jeans high waist, rok, dress berpinggang | Membuat garis pinggang terlihat, jadi pasangkan dengan bawahan berpinggang tinggi |
| Cardigan reguler | Berhenti di sekitar pinggul | Hampir semua bawahan | Model paling serbaguna untuk lemari pertama |
| Cardigan panjang (longline) | Melewati pinggul sampai paha atau lutut | Celana lurus, gamis, dress lurus | Dipakai terbuka memberi garis vertikal panjang |
| Cardigan berleher V berkancing | Bukaan depan berbentuk V dengan deretan kancing | Kemeja, kaus, blus | Bisa dikancing penuh dan dipakai sebagai atasan |
| Cardigan tanpa kancing (open front) | Bagian depan dibiarkan terbuka atau menjuntai | Kaus polos, dress, gamis | Paling mudah dilepas-pasang, tetapi tidak bisa ditutup saat dingin |
| Rompi rajut (vest cardigan) | Tanpa lengan, sering berkancing | Kemeja lengan panjang atau pendek | Bentuk paling awal dari istilah cardigan |
Selain model, kamu juga akan bertemu label cardigan polos dan versi bermotif. Saran redaksi untuk pembelian pertama: pilih yang polos. Model polos warna netral bisa dipakai bergantian dengan hampir semua isi lemari, sedangkan motif besar (garis lebar, kotak, jacquard) cepat terasa berulang kalau dipakai beberapa kali seminggu.
Satu hal yang jarang dibahas: model crop dan model panjang bukan soal tren, tapi soal proporsi bawahan. Model crop terlihat paling seimbang dengan bawahan yang pinggangnya tinggi. Model panjang lebih rapi dengan bawahan lurus dan atasan yang tidak terlalu mengembang. Kalau kamu sering memakai celana berpinggang rendah, model reguler sepanjang pinggul biasanya paling aman.
Bahan cardigan rajut: wol, katun, akrilik, atau campuran?
Semua kardigan dibuat dengan teknik rajut. Menurut CottonWorks dari Cotton Incorporated, kain rajut dibentuk dari benang yang dijalin menjadi rangkaian lengkungan (loop). Berbeda dengan kain tenun yang kaku dan stabil, kain rajut mudah melar dan mengikuti bentuk tubuh. Itulah alasan cardigan terasa nyaman dan jatuh lembut di badan, sekaligus alasan ia bisa melar kalau salah dirawat.
Bahan benangnya yang menentukan apakah outer rajut ini terasa adem atau gerah:
- Wol, terutama merino. The Woolmark Company menjelaskan bahwa merino menyerap uap air lalu melepaskannya ke udara, membantu mengatur suhu tubuh, dan tahan bau. Di halaman perawatannya, Woolmark juga menyebut wol tahan noda dan tahan kusut sehingga tidak perlu sering dicuci. Konsekuensinya, wol menuntut cara cuci dan jemur yang lebih hati-hati, seperti dibahas di bagian perawatan.
- Katun. CottonWorks menyebut serat katun cocok untuk pakaian karena kuat, awet, nyaman, dan membantu mengatur suhu. Untuk cuaca panas dan lembap, rajutan katun tipis adalah pilihan yang paling masuk akal. Penjelasan lengkap soal sifat katun ada di panduan kami tentang kain katun.
- Akrilik. Serat akrilik adalah serat sintetis dari polimer poliakrilonitril, dikenal kuat dan hangat, dan banyak dipakai untuk sweter. CottonWorks mengingatkan bahwa serat sintetis seperti akrilik berasal dari bahan kimia berbasis fosil dan bisa melepaskan mikroplastik saat dicuci.
- Campuran. Banyak produk memakai campuran, misalnya katun dengan akrilik atau poliester. Campuran membuat harga lebih terjangkau dan bentuk lebih stabil, tetapi sifatnya mengikuti serat yang porsinya paling besar.
| Bahan | Sifat yang disebut sumber | Saran pemakaian di iklim tropis |
|---|---|---|
| Wol merino | Menyerap uap air, membantu mengatur suhu, tahan bau (Woolmark) | Rajutan tipis untuk kantor ber-AC atau dataran tinggi |
| Katun | Kuat, awet, nyaman, membantu mengatur suhu (CottonWorks) | Pilihan utama untuk dipakai seharian |
| Akrilik | Sintetis, kuat, hangat, umum untuk sweter (Wikipedia) | Cocok untuk ruangan dingin, kurang ideal untuk siang hari di luar |
| Campuran | Mengikuti serat yang dominan | Cek persentase di label sebelum membeli |
Pendapat redaksi: label "rajut tebal" di foto produk sering lebih menentukan kenyamanan daripada nama bahannya. Cardigan katun pun akan terasa gerah kalau rajutannya tebal dan padat. Jadi, nilai ketebalan dulu, baru bahan.
Membaca tekstur rajut: jersey, rib, dan kabel
Kalau bahan menentukan rasa di kulit, struktur rajutan menentukan ketebalan, kelenturan, dan kesan visualnya. Ada tiga tekstur yang paling sering kamu temui.
Rajut polos (jersey)
CottonWorks menjelaskan bahwa pada rajutan jersey, sisi depan kain terlihat vertikal karena yang tampak terutama "kaki" jahitannya, sedangkan sisi belakangnya terlihat lebih horizontal karena yang tampak terutama "mahkota" jahitannya. Cardigan dengan permukaan halus dan rata hampir selalu memakai struktur ini. Hasilnya paling tipis dan paling rapi untuk dipakai di atas kemeja.
Rajut rib
Menurut Wikipedia tentang ribbing, rib adalah pola kolom vertikal rajutan biasa yang berselang-seling dengan kolom rajutan terbalik. Rib cenderung menyusut ke samping, sehingga sering dipakai untuk manset, keliman bawah sweter, dan tepi lain yang harus memeluk badan. Rib 1x1 juga lebih elastis daripada rib 2x2. Itulah alasan ujung lengan cardigan biasanya bergaris rapat: bagian itu memang dibuat untuk menahan lengan agar tidak melorot.
Rajut kabel (cable knit)

Rajutan kabel dibuat dengan menyilangkan beberapa jahitan sehingga muncul jalinan seperti tali. Wikipedia tentang cable knitting mencatat rajutan kabel biasanya menghasilkan kain yang kurang lentur dan lebih padat dibanding rajutan biasa. Artinya, cardigan kabel lebih hangat dan lebih berat. Cantik untuk foto, tetapi untuk siang hari di kota panas, pilihan ini sering berakhir dilipat di tas.
Angka gauge di deskripsi produk
Beberapa toko mencantumkan angka seperti "7G" atau "12 gauge". Pada mesin rajut datar elektronik, gauge menyatakan jumlah jarum per satu inci bidang jarum. Makin besar angkanya, makin rapat jarumnya, sehingga rajutannya cenderung makin halus. CottonWorks mencatat mesin untuk produksi sweter umumnya berada di kisaran 7 sampai 14 gauge. Untuk cuaca tropis, saran redaksi: utamakan angka di ujung atas kisaran itu, karena rajutannya lebih halus dan tipis.
Cara memilih cardigan yang pas di badan
Cardigan yang pas bukan berarti ketat. Rajutan memang mengikuti bentuk tubuh, jadi yang perlu dicek justru beberapa titik sederhana berikut. Ini saran redaksi yang bisa kamu praktikkan saat mencoba di toko atau setelah paket datang.
- Jahitan bahu. Untuk model reguler, jahitan bahu sebaiknya jatuh di ujung bahu. Model oversize memang sengaja turun ke lengan atas, jadi itu bukan tanda kebesaran.
- Kancing tidak tertarik. Saat dikancing penuh, bukaan di antara kancing tidak boleh membentuk celah yang menganga. Kalau menganga, naikkan satu ukuran atau pakai cardigan dalam keadaan terbuka.
- Panjang lengan. Manset rib sebaiknya berhenti di pergelangan. Lengan yang sedikit kepanjangan masih bisa dilipat, tetapi lengan yang kependekan akan terus tertarik naik.
- Panjang badan. Samakan dengan bawahan yang paling sering kamu pakai, sesuai tabel model di atas.
- Cek ukuran di tabel, bukan label S, M, L. Ukuran huruf berbeda antarmerek. Pelajari cara membaca tabel di panduan ukuran baju, atau pakai alat konversi ukuran untuk membandingkan angka lingkar dada.
Satu tanda kualitas yang bisa kamu lihat sendiri: fashion marks. CottonWorks menjelaskan bahwa sweter yang dibentuk langsung di mesin (full fashioning) dibuat dengan memindahkan lengkungan benang ke jarum di sebelahnya untuk melebarkan atau menyempitkan kain. Cara ini meninggalkan jejak jahitan kecil yang disebut fashion marks, dan menurut CottonWorks menghasilkan bentuk yang lebih pas serta jahitan yang lebih halus. Metode yang paling umum tetap potong-jahit (cut and sew), jadi tidak adanya fashion marks bukan berarti cardigan itu buruk.
Satu catatan penting: tidak ada bentuk tubuh yang "salah" untuk outer rajut. Yang ada hanya panjang dan ketebalan yang lebih pas untuk kebutuhan kamu hari itu.
10 cara memakai cardigan untuk perempuan dan pria
Rumus di bawah sengaja memakai item yang umum ada di lemari. Silakan ganti warnanya sesuai koleksimu, lalu cek kombinasinya di pemadu warna.
1. Cardigan, kaus putih, dan jeans
Rumus paling dasar dan paling sulit gagal. Cardigan reguler warna netral, kaus putih polos, jeans lurus, dan sneakers. Biarkan bagian depannya terbuka supaya kaus putih membentuk garis vertikal di tengah. Pilihan sepatu bisa kamu sesuaikan dengan panduan sepatu kets.
2. Cardigan di atas kemeja untuk kantor ber-AC
Cardigan halus berleher V di atas kemeja adalah alternatif blazer yang lebih santai, berlaku untuk perempuan maupun pria. Kemeja putih paling aman. Kalau butuh variasi, ada banyak rumusnya di artikel padu padan kemeja putih. Ide outfit kantor lain ada di halaman outfit kerja.
3. Cardigan crop dengan dress atau rok berpinggang tinggi
Model crop menutup bahu dan lengan tanpa menutupi garis pinggang dress. Rumus ini cocok untuk dress lurus atau dress berpotongan pinggang. Cari inspirasi siluetnya di artikel model dress simple elegan. Untuk rok, rok plisket sepanjang betis memberi gerak yang manis di bawah atasan pendek.
4. Cardigan rajut, hijab senada, dan bawahan gelap
Untuk busana muslim, rumus dua warna ini paling cepat: cardigan dan hijab dengan warna yang sama atau berdekatan, lalu atasan dan bawahan gelap polos. Contohnya terlihat di Kartu Look di bawah, dengan cardigan rajut cokelat susu dan hitam. Kalau ingin bawahan yang lebih longgar, celana kulot bisa menggantikan celana panjang.

Cardigan rajut cokelat susu, hijab senada, dan atasan hitam
Cardigan rajut cokelat susu yang dikancing sebagian di atas atasan dan celana hitam, dengan hijab berwarna sama dengan cardigan. Rumus dua warna ini rapi untuk kuliah dan kegiatan harian, dan tetap mudah ditiru dari isi lemari.
- Outer
- cardigan rajut berleher V dengan kancing depan, warna cokelat susuSaran redaksi bahan rajut katun atau campuran katun supaya tidak gerah
- Hijab
- hijab polos, warna cokelat susuWarnanya senada dengan cardigan, sehingga wajah dibingkai satu warna lembut.
- Atasan
- atasan dalaman polos, warna hitamSaran redaksi bahan kaus katun atau manset berbahan jersey
- Bawahan
- celana panjang, warna hitamSaran redaksi bahan celana bahan atau kulot dari katun twill
- Aksesoris
- kacamata berbingkai bulat tipis, warna abu-abu
- Ganti cardigan rajut cokelat susu baru dengan cardigan krem, beige, atau cokelat yang sudah ada di lemari. Yang membuat look ini menyatu adalah warna hangat yang sama di cardigan dan hijab, bukan nuansa persisnya.
- Ganti celana panjang hitam dengan rok panjang atau kulot hitam. Bawahan gelap polos menjaga fokus tetap di cardigan, jadi model bawahannya bebas.
5. Cardigan panjang sebagai outer gamis
Cardigan panjang tanpa kancing yang dipakai terbuka di atas gamis polos memberi lapisan tambahan tanpa membuat siluet terlihat penuh. Pilih rajutan tipis supaya jatuhnya lurus mengikuti gamis. Panduan memilih modelnya ada di artikel model gamis, sedangkan kombinasi warnanya bisa kamu cek di panduan gamis cocok dengan jilbab warna apa.
6. Cardigan dikancing penuh sebagai atasan
Cardigan berleher V berkancing bisa dipakai sendiri sebagai atasan, terutama model rajutan halus yang tidak transparan. Masukkan sedikit ke pinggang celana atau rok berpinggang tinggi. Hasilnya terasa seperti blus rajut, cocok untuk kuliah atau makan siang santai.
7. Cardigan pria di atas kaus untuk akhir pekan
Untuk cardigan pria, mulai dari warna paling mudah: navy, abu-abu, atau hitam. Pakai terbuka di atas kaus polos, dengan chino atau jeans. Rumus santai lain untuk pria ada di artikel outfit casual pria.
8. Cardigan panjang dan kemeja garis untuk pria
Cardigan panjang abu-abu yang dipakai terbuka di atas kemeja putih bergaris terlihat lebih rapi daripada jaket, tapi tidak sekaku blazer. Ikat pinggang dan celana gelap menjaga kesannya tetap bersih. Foto di bawah diambil di São Paulo, Brasil.

Cardigan panjang abu-abu di atas kemeja garis untuk pria
Cardigan panjang abu-abu dipakai terbuka di atas kemeja putih bergaris, ikat pinggang hitam, dan celana gelap. Lapisan ini menggantikan blazer di kantor yang dress code-nya santai, dan tetap cukup rapi untuk acara harian.
- Outer
- cardigan panjang melewati pinggul, dipakai terbuka, warna abu-abuSaran redaksi bahan rajut halus katun atau campuran wol tipis
- Atasan
- kemeja lengan panjang bergaris vertikal, warna putihSaran redaksi bahan katun poplinGarisnya gelap dan rapat; kemeja polos putih juga bekerja sama baiknya.
- Aksesoris
- ikat pinggang dengan gesper logam, warna hitam
- Bawahan
- celana panjang, warna hitamSaran redaksi bahan celana bahan atau chino gelap
- Aksesoris
- jam tangan berwarna perak, warna abu-abu
- Ganti cardigan panjang dengan cardigan abu-abu sepanjang pinggul yang sudah ada. Kombinasi abu-abu, putih, dan hitam tetap rapi meski cardigannya lebih pendek.
- Ganti kemeja bergaris dengan kemeja putih polos atau kaus berkerah putih. Atasan terang di bawah cardigan abu-abu adalah inti kontrasnya, motif garis hanya pemanis.
9. Cardigan, celana cargo, dan sneakers untuk kuliah
Model crop atau reguler membuat celana cargo yang berkesan santai jadi sedikit lebih rapi untuk ke kampus. Pakai atasan polos di dalamnya agar saku-saku cargo tetap jadi pusat perhatian.
10. Cardigan tipis untuk perjalanan
Di bandara, kereta, atau bus ber-AC, cardigan tipis lebih praktis daripada jaket karena mudah dilipat. Saat panas, gulung dan simpan di tas. Ide outfit bepergian lain ada di halaman outfit liburan.
Mau melihat lebih banyak kombinasi? Kumpulan contoh outfit berfoto ada di galeri look, dan panduan outer lain, dari jaket sampai blazer, ada di rubrik Outer & Jaket.
Warna cardigan yang paling mudah dipadukan
Kalau baru mau punya satu atau dua, pilih warna yang bisa dipakai dengan sebagian besar isi lemarimu. Menurut redaksi, urutannya kira-kira begini:
- Hitam dan navy. Paling mudah dipasangkan dengan kemeja, kaus, dan bawahan apa pun. Navy terlihat sedikit lebih lembut daripada hitam di siang hari.
- Abu-abu. Netral yang sejuk, cocok untuk kantor dan untuk pria maupun perempuan.
- Cream, beige, dan cokelat susu. Netral hangat yang menyatu dengan hijab, gamis, dan bawahan cokelat. Lihat kombinasinya di halaman warna cream, beige, dan coksu.
- Satu warna aksen. Setelah punya yang netral, warna merah, sage, atau mustard bisa menghidupkan outfit polos. Cukup satu warna aksen per outfit.
Bingung warna mana yang cocok dengan kulitmu? Panduan warna baju untuk kulit sawo matang membahasnya lebih lengkap. Sudut pandang redaksi: warna kulit hanya salah satu pertimbangan. Warna yang paling sering cocok dengan isi lemarimu biasanya lebih berguna daripada warna yang "paling cocok" secara teori.
Cara merawat cardigan rajut supaya tidak melar dan berbulu
Pakaian rajut jarang rusak karena dipakai. Kebanyakan rusak karena cara mencuci, menjemur, dan menyimpan. Panduan berikut mengikuti saran The Woolmark Company untuk pakaian rajut wol. Untuk bahan lain, prinsipnya serupa, tetapi selalu dahulukan simbol di label.
- Baca label perawatan. Woolmark menjelaskan bahwa pakaian wol berlabel aman dicuci mesin bisa dicuci berulang kali tanpa menyusut. Yang berlabel cuci tangan atau dry clean sebaiknya diikuti apa adanya.
- Balik sisi dalam keluar. Woolmark menyarankan pakaian dibalik sebelum dicuci, apa pun metodenya, supaya permukaannya tetap seperti baru lebih lama.
- Cuci tangan dengan air suam-suam kuku. Panduan cuci tangan Woolmark: air bersih sekitar 30°C, deterjen lembut, rendam sekitar 10 menit, bilas dengan air suam-suam kuku, lalu bilas terakhir dengan air dingin.
- Keringkan mendatar, jangan digantung. Menurut panduan mengeringkan wol, pakaian rajut seperti sweter sebaiknya dikeringkan mendatar di atas handuk berwarna terang yang tidak berbulu, sambil dibentuk ulang dengan tangan. Hindari sinar matahari langsung dan panas langsung.
- Simpan dengan dilipat. Woolmark menyarankan pakaian dilipat, bukan digantung, supaya bentuknya terjaga, dan dicuci dulu sebelum disimpan lama.
Soal bulu-bulu kecil di permukaan (pilling), Woolmark menjelaskan pilling terjadi karena gesekan saat dipakai, paling sering di siku, ketiak, lengan, perut, dan sisi badan. Duduk lama di meja kerja juga menambah gesekan. Untuk mencegahnya, Woolmark menyarankan membalik pakaian sebelum dicuci, menghindari pelembut pakaian, dan mengurangi gesekan saat dipakai. Bulu yang sudah terbentuk bisa diangkat dengan sisir secara sangat hati-hati.
Langkah mencuci yang lebih umum, termasuk cara membaca simbol label, ada di panduan cara mencuci baju.
Kesimpulan
Cardigan layak jadi salah satu outer pertama di lemari karena fungsinya jelas: lapisan tipis yang mudah dilepas di negara yang suhunya berganti setiap kali kamu masuk ruangan ber-AC. Pilih model menurut bawahan yang paling sering kamu pakai, utamakan rajutan halus dari katun atau campuran katun untuk dipakai seharian, dan simpan rajutan kabel yang tebal untuk ruangan dingin.
Mulai dari satu model polos warna netral, coba beberapa rumus di atas dengan isi lemarimu, lalu rawat dengan cara dikeringkan mendatar dan disimpan terlipat. Dengan begitu, satu outer rajut bisa menemanimu ke kampus, kantor, dan perjalanan selama bertahun-tahun.
Pertanyaan yang sering diajukan
Apa beda cardigan dan sweter?
Cardigan bahan apa yang paling adem untuk cuaca panas?
Bagaimana supaya cardigan rajut tidak melar?
Apakah cardigan cocok untuk pria?
Cardigan crop cocok dipadukan dengan apa?
Mana yang baku, cardigan atau kardigan?
Bolehkah cardigan dicuci dengan mesin cuci?
Sumber
- kardigan, KBBI Daring, Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, diakses 2026-10-15
- Cardigan Definition & Meaning, Merriam-Webster, diakses 2026-10-15
- James Thomas Brudenell, 7th earl of Cardigan, Encyclopaedia Britannica, diakses 2026-10-15
- Cardigan (sweater), Wikipedia, diakses 2026-10-15
- Knit Basics, CottonWorks, Cotton Incorporated, diakses 2026-10-15
- Sweater Manufacturing Basics, CottonWorks, Cotton Incorporated, diakses 2026-10-15
- Natural vs. Synthetic Fibers, CottonWorks, Cotton Incorporated, diakses 2026-10-15
- Merino Wool Fibre, The Woolmark Company, diakses 2026-10-15
- How to Wash Wool, The Woolmark Company, diakses 2026-10-15
- How to Dry Wool, The Woolmark Company, diakses 2026-10-15
- How to Store Wool Clothes, The Woolmark Company, diakses 2026-10-15
- What is Pilling?, The Woolmark Company, diakses 2026-10-15
- Ribbing (knitting), Wikipedia, diakses 2026-10-15
- Cable knitting, Wikipedia, diakses 2026-10-15
- Gauge (knitting), Wikipedia, diakses 2026-10-15
- Acrylic fiber, Wikipedia, diakses 2026-10-15



