Hijab Pashmina Tutorial: 6 Gaya dari yang Paling Simpel sampai untuk Kondangan
Hijab pashmina tutorial 6 gaya: lilitan dasar 4 langkah, gaya tanpa jarum untuk jersey, lilit rapi untuk kerja, sampai dua lapis dengan bros untuk kondangan.

Daftar isi
Kalau kamu mencari hijab pashmina tutorial yang paling dasar, ini intinya: bentangkan pashmina di kepala dengan satu sisi lebih panjang, sematkan di bawah dagu, lilitkan sisi yang panjang melintasi kepala, lalu sematkan di sisi kepala dan rapikan sisa kain di depan. Empat langkah itu adalah fondasi dari hampir semua gaya pashmina, dari yang dipakai ke kampus sampai yang dipakai ke kondangan.
Panduan ini membahas enam gaya, diurutkan dari yang paling simpel. Setiap gaya disertai bahan yang paling cocok, karena bahan menentukan cara melilit: pashmina jersey yang melar diperlakukan berbeda dari ceruti yang ringan atau viscose yang licin. Kalau kamu lebih sering memakai kerudung persegi, baca juga tutorial hijab segi empat yang menutup dada.
Kenali dulu pashmina dan bahannya
Kata pashmina berasal dari bahasa Persia: Wikipedia mencatat bahwa pashm berarti wol, dan di Kashmir istilah itu merujuk pada wol kambing Changthangi. Di Indonesia, maknanya bergeser. Yang disebut pashmina di toko umumnya merujuk pada kerudung persegi panjang, bukan bahan wol: produk pashmina yang diulas IDN Times dan Merdeka.com, misalnya, berbahan ceruti, jersey, dan rayon spandex. Karena itu nama bahan biasanya ditambahkan di belakangnya: pashmina ceruti, pashmina jersey, pashmina kaos.
Soal ukuran, IDN Times menyebut pashmina umumnya lebih besar dari hijab segi empat, dengan panjang sekitar 180-200 cm dan lebar 70-80 cm. Ada juga yang lebih pendek, misalnya produk berukuran 175 x 75 cm yang diulas Merdeka.com. Selisih 25 cm itu terasa saat kamu ingin melilit dua kali atau membuat dua lapis.

Sebelum memilih gaya, kenali sifat bahanmu. Tabel ini merangkum sifat yang tercatat di sumber dan apa artinya saat dililit.
| Bahan | Sifat menurut sumber | Artinya saat dililit |
|---|---|---|
| Jersey dan kaos | Kain rajut yang ringan dan melar (Wikipedia) | Cenderung menempel, cocok untuk gaya tanpa jarum |
| Ceruti | Dipasarkan sebagai bahan lembut dan ringan (Merdeka.com) | Jatuhnya cantik untuk gaya dua lapis, butuh jarum tambahan |
| Sifon | Kain tenun tipis yang menerawang dan tepinya mudah bertiras (Wikipedia) | Pakai inner senada, semat dengan hati-hati |
| Viscose (rayon) | Lembut dan menyerap, jatuh dan licinnya mirip nilon (Wikipedia) | Mudah bergeser, sematkan di dua titik |
Pendapat redaksi: pemula sebaiknya belajar dengan pashmina jersey dulu. Bahan yang memaafkan kesalahan membuat kamu fokus pada urutan gerakan, bukan sibuk mengejar kain yang melorot.
Perlengkapan yang perlu disiapkan
Gaya pashmina apa pun jadi jauh lebih mudah dengan empat benda ini.
- Ciput atau inner. Ciput rajut memberi pegangan supaya pashmina tidak tergelincir. Ciput yang licin justru sering jadi biang kain melorot ke belakang.
- Jarum pentul dan peniti. Siapkan dua atau tiga. Satu untuk bawah dagu, satu untuk sisi kepala, satu cadangan untuk bahan licin.
- Bros (opsional). Untuk acara formal, bros menggantikan jarum di titik yang terlihat.
- Cermin yang cukup besar. Idealnya bisa melihat sampai dada, karena di situlah jatuhnya kain dinilai.
Satu kebiasaan kecil yang jarang dibahas: arahkan ujung jarum menjauhi kulit dan simpan jarum cadangan di tempat tertutup, bukan ditusukkan di baju. Kalau pashmina dipakai seharian, cek sematan saat istirahat siang.
Gaya 1: pashmina dasar satu lilitan (paling simpel)
Gaya ini adalah fondasi untuk lima gaya lainnya. Hampir setiap hijab pashmina tutorial yang kamu temukan berangkat dari urutan yang sama. Kalau kamu baru belajar cara pakai hijab pashmina, kuasai gaya ini dulu sampai bisa dilakukan tanpa cermin.
Langkah 1: Pakai ciput dan rapikan rambut
Pakai ciput (dalaman kerudung) dan pastikan rambut serta anak rambut sudah masuk semua. Ciput berbahan rajut membantu pashmina tidak mudah bergeser.
Langkah 2: Bentangkan dengan satu sisi lebih panjang
Letakkan pashmina di kepala dengan sisi lebar membingkai wajah. Geser kain sampai satu sisi jauh lebih panjang dari sisi lainnya, misalnya sisi panjang sampai ke pinggang dan sisi pendek sebatas dada.
Langkah 3: Sematkan di bawah dagu
Pertemukan kedua sisi di bawah dagu, tarik sedikit supaya bagian dahi rapi, lalu sematkan dengan jarum pentul atau peniti. Arahkan ujung jarum menjauhi kulit.
Langkah 4: Lilitkan sisi panjang melintasi kepala
Bawa sisi yang panjang ke belakang lalu melintang ke atas kepala, sampai ujungnya mencapai sisi kepala yang berlawanan.
Langkah 5: Sematkan dan rapikan bagian depan
Sematkan lilitan di sisi kepala, lalu biarkan sisa kain jatuh di depan sampai menutup dada. Tarik lipatan sedikit demi sedikit sampai jatuhnya terlihat rata.
Kesalahan paling umum di gaya ini adalah sisi panjang yang kurang panjang. Akibatnya, setelah dililit, sisa kain di depan tinggal sedikit dan dada kurang tertutup. Kalau itu terjadi, ulangi langkah kedua dan geser kain lebih jauh ke sisi yang panjang. Gaya dasar ini cocok untuk semua bahan, tapi hasil paling rapi biasanya didapat dari jersey dan ceruti.
Gaya 2: menjuntai menutup dada tanpa lilitan kedua
Gaya ini adalah versi dasar yang lebih tertutup. Sisi panjang tidak dililitkan ke atas kepala, melainkan disampirkan ke bahu lalu sebagian dibiarkan jatuh panjang di depan. Hasilnya lembut, tidak berlapis tebal di kepala, dan nyaman untuk hari panas.
- Pakai ciput, bentangkan pashmina dengan satu sisi jauh lebih panjang.
- Sematkan di bawah dagu.
- Sampirkan sisi pendek ke bahu di sisinya sendiri.
- Sisi panjang dibiarkan jatuh di depan dada. Bila terlalu panjang, lipat sebagian ujungnya ke bahu yang berlawanan tanpa melilit kepala.
- Tarik bagian depan sampai jatuhnya menutup dada secara merata.
Rumus outfit yang mudah ditiru: pashmina hitam, kemeja putih longgar, dan jeans. Kontras hitam putih membuat bentuk jatuhnya kain terlihat jelas.

Pashmina hitam menjuntai dengan kemeja putih longgar dan jeans
Pashmina hitam berumbai dililit sekali, sisi panjangnya dibiarkan jatuh di depan sampai menutup dada, dipadukan kemeja putih longgar dan jeans biru. Rumus hitam putih ini aman untuk kuliah, kerja santai, dan jalan di akhir pekan.
- Hijab
- pashmina polos berumbai, gaya menjuntai menutup dada, warna hitamSaran redaksi bahan jersey atau kaos supaya tidak mudah melorot tanpa banyak jarumSatu sisi disampirkan ke bahu, sisi lain jatuh panjang di depan sehingga dada tertutup tanpa perlu dililit dua kali.
- Atasan
- kemeja lengan panjang longgar, warna putihSaran redaksi bahan katun atau linen supaya ademPotongan longgar menyamarkan lekuk badan dan memberi kontras dengan pashmina hitam.
- Bawahan
- celana jeans, warna biruSaran redaksi bahan denim yang tidak terlalu ketat supaya nyaman duduk lama
- Ganti pashmina berumbai baru dengan pashmina atau kerudung panjang hitam polos yang sudah ada di lemari. Yang membuat look ini rapi adalah cara jatuhnya kain dan kontras hitam putih, bukan rumbainya.
- Ganti kemeja putih baru dengan kemeja putih lama atau blus putih longgar. Selama potongannya longgar dan bersih dari noda, kemeja apa pun memberi efek kontras yang sama.
Soal batas menutup aurat, ayat yang sering dirujuk adalah QS An-Nur ayat 31, yang dalam terjemahan Kemenag memuat kalimat "hendaklah mereka menutupkan kain kerudung ke dadanya". Untuk penafsiran dan penerapannya, tanyakan ke guru agama atau ulama yang kamu percayai. Ruang Outfit membahas sisi gaya, bukan hukum.
Gaya 3: tutorial hijab pashmina jersey dan kaos tanpa jarum
Pashmina jersey dan kaos punya keunggulan yang tidak dimiliki bahan lain: rajutannya melar, jadi kain bisa diselipkan dan ditahan oleh lapisan kain itu sendiri. Ini yang membuat gaya tanpa jarum mungkin.
- Pakai ciput rajut. Lapisan rajut bertemu rajut memberi cengkeraman paling kuat.
- Bentangkan pashmina dengan satu sisi lebih panjang.
- Silangkan kedua sisi di bawah dagu tanpa disemat. Tarik sisi pendek ke belakang leher.
- Lilitkan sisi panjang melintasi kepala ke sisi berlawanan.
- Selipkan ujung lilitan ke bawah lapisan kain di sisi kepala, tepat di atas telinga. Tekan sebentar supaya rajutannya saling mengunci.
- Rapikan bagian depan dan pastikan dada tertutup.
Jujur saja, gaya tanpa jarum bukan untuk semua bahan. Pada viscose yang licin atau ceruti yang ringan, selipan cenderung mudah lepas sebelum hari berakhir. Kalau tutorial hijab pashmina kaos yang kamu tonton terlihat mudah, kemungkinan besar bahannya memang jersey atau kaos, bukan karena tekniknya ajaib.
Gaya 4: lilitan longgar untuk bahan tipis
Tidak semua pashmina harus terlihat licin dan kencang. Pashmina tipis bertekstur kusut justru tampil paling bagus saat dililit longgar, sehingga lipatan alaminya menjadi detail. Gaya ini cocok untuk liburan, jalan santai, atau hari ketika kamu ingin tampil effortless.

- Bentangkan pashmina dengan kedua sisi hampir sama panjang, lalu sematkan di bawah dagu.
- Ambil satu sisi dan sampirkan longgar ke bahu yang berlawanan, jangan ditarik kencang.
- Biarkan sisi lainnya jatuh bebas di depan.
- Atur lipatan di sekitar wajah dengan jari, bukan disetrika rapi.
Kalau bahannya sifon, ingat tepinya mudah bertiras dan kainnya menerawang. Pakai inner warna senada supaya rambut dan leher tidak terlihat dari balik kain. Warna pastel dan krem paling aman di gaya ini; untuk ide kombinasi warna dengan baju, coba pemadu warna.
Gaya 5: lilit leher rapi untuk kerja
Untuk hari kerja, kebutuhannya berbeda: kain tidak boleh mengganggu saat mengetik atau menyetir, dan tampilannya harus rapi sampai sore. Gaya lilit leher menjawab itu karena sebagian besar kain terkunci di sekitar leher.

- Bentangkan pashmina dengan satu sisi lebih panjang, sematkan di bawah dagu.
- Bawa sisi panjang ke belakang leher, lalu kembalikan ke depan melingkari leher.
- Biarkan ujungnya jatuh di depan dada. Bila pashminanya berumbai, rumbai itu bisa dibiarkan terlihat sebagai aksen.
- Sematkan lilitan di sisi leher supaya tidak terurai.
Catatan penting: lilitan di leher membuat bagian depan lebih pendek. Kalau kamu ingin dada tetap tertutup, pilih pashmina yang panjangnya mendekati 200 cm atau gabungkan dengan atasan longgar. Inspirasi outfit kantor lainnya ada di hub outfit kerja.
Gaya 6: dua lapis dengan bros untuk kondangan
Inilah tutorial hijab pashmina simple dan elegan untuk acara formal seperti kondangan. Bagian depan yang bertumpuk dua lapis memberi kesan formal tanpa harus memakai hijab instan atau aksesori kepala yang ramai.
- Pakai ciput, bentangkan pashmina dengan satu sisi jauh lebih panjang, sematkan di bawah dagu.
- Lilitkan sisi panjang melintasi kepala seperti gaya dasar, sematkan di sisi kepala.
- Sisa sisi panjang dibawa lagi ke depan, lalu dilipat menjadi lapisan kedua di atas lapisan pertama.
- Atur kedua lapisan supaya tepinya bertingkat, sekitar satu jengkal jaraknya.
- Ganti jarum di sisi kepala atau bahu dengan bros sebagai penyemat yang terlihat.

Bahan terbaik untuk gaya ini adalah ceruti, karena ringan dan jatuhnya cantik saat bertumpuk. Pendapat redaksi: cukup satu bros. Bros kedua dan ketiga biasanya membuat fokus terpecah, apalagi kalau gamis atau kebayamu sudah berpayet. Kalau masih bingung memilih warna, lihat panduan gamis hitam cocok dengan jilbab warna apa atau inspirasi kebaya modern untuk tamu undangan.
Gaya mana untuk bahan dan acara apa?
Tabel ringkas ini membantu kamu memilih dalam lima detik sebelum berangkat.
| Gaya | Bahan paling cocok | Acara | Butuh jarum? |
|---|---|---|---|
| 1. Dasar satu lilitan | Jersey, ceruti | Harian, kuliah | 2 |
| 2. Menjuntai menutup dada | Jersey, kaos | Harian, kerja | 1 |
| 3. Tanpa jarum | Jersey, kaos | Harian, olahraga ringan | 0 |
| 4. Lilitan longgar | Bahan tipis, sifon dengan inner | Liburan, santai | 1 |
| 5. Lilit leher | Jersey, viscose | Kerja | 2 |
| 6. Dua lapis dengan bros | Ceruti | Kondangan, lebaran | 1 jarum + 1 bros |
Jumlah jarum di tabel adalah saran redaksi untuk hasil yang tahan seharian, bukan aturan baku. Bahan yang licin hampir selalu butuh satu jarum lebih banyak.
Kesalahan umum dan cara memperbaikinya
Kain melorot ke belakang. Penyebab tersering adalah ciput licin. Ganti dengan ciput rajut dan tarik bagian dahi sedikit ke depan sebelum menyemat di bawah dagu.
Wajah terlihat sesak. Sematan di bawah dagu terlalu kencang. Longgarkan sekitar satu jari supaya kain membingkai wajah, bukan menekan pipi.
Lilitan terlihat tebal di satu sisi. Biasanya karena kain tidak dilebarkan saat melintasi kepala. Bentangkan lilitan selebar mungkin, baru semat.
Bagian depan terlalu pendek. Ulangi dari awal dan buat sisi panjang lebih panjang lagi. Ini juga alasan pashmina 175 cm kadang kurang untuk gaya dua lapis.
Menurut kami, tampilan rapi bukan soal banyaknya gaya yang kamu hafal, tapi soal satu gaya yang kamu kuasai sampai otomatis. Pilih satu dari enam gaya di atas, ulangi seminggu, baru pindah ke gaya berikutnya.
Merawat pashmina supaya tetap rapi
Pashmina yang kusut atau berbulu akan merusak gaya serapi apa pun. Langkah pertama selalu sama: baca label perawatan. GINETEX, lembaga internasional pelabelan perawatan tekstil, menjelaskan bahwa simbol setrika dua titik berarti suhu tapak maksimal 160 derajat Celsius, kelompok yang mencakup wol, sutra, poliester, dan viskosa. Tiga titik, yaitu sampai 210 derajat Celsius, ditujukan untuk katun dan linen.
Viscose perlu perhatian ekstra saat dicuci. Wikipedia mencatat ketahanan viscose biasa rendah, terutama saat basah. Jadi hindari memeras kuat dan jemur dengan cara dibentangkan. Panduan lengkap mencuci dengan tangan dan mesin ada di cara mencuci baju sesuai bahan.
Simpan pashmina dengan cara digulung atau digantung di gantungan khusus syal, bukan dilipat kecil. Lipatan tajam pada ceruti dan viscose sering meninggalkan garis yang terlihat di dahi.
Langkah berikutnya
Sekarang kamu punya enam gaya: dasar, menjuntai, tanpa jarum, longgar, lilit leher, dan dua lapis. Simpan hijab pashmina tutorial ini dan mulailah dari gaya dasar, lalu sesuaikan dengan bahan yang ada di lemari. Untuk memadukan pashmina dengan gamis, buka panduan model gamis; untuk melihat lebih banyak kombinasi busana muslim, jelajahi rubrik busana muslim dan galeri look. Masih ragu outfit hari ini sudah pas? Coba tanyakan ke stylist virtual.
Pertanyaan yang sering diajukan
Berapa ukuran hijab pashmina yang paling umum?
Bahan pashmina apa yang paling mudah untuk pemula?
Bisakah memakai pashmina tanpa jarum sama sekali?
Gaya pashmina apa yang cocok untuk kondangan?
Bagaimana supaya pashmina menutup dada?
Kenapa pashmina selalu melorot ke belakang?
Bagaimana menyetrika pashmina viscose atau ceruti?
Sumber
- Pashmina, Wikipedia, diakses 2026-10-15
- 5 Rekomendasi Pashmina untuk Penampilan Elegan dan Nyaman, IDN Times, diakses 2026-10-15
- 5 Model Hijab Pashmina yang Simpel dan Stylish, Inspirasi Bikin Tampilanmu Makin Elegan, Merdeka.com, diakses 2026-10-15
- Jersey (fabric), Wikipedia, diakses 2026-10-15
- Chiffon (fabric), Wikipedia, diakses 2026-10-15
- Rayon, Wikipedia, diakses 2026-10-15
- Care symbols, GINETEX, diakses 2026-10-15
- Al-Qur'an Surah An-Nur ayat 31 (terjemahan Kemenag), Kementerian Agama Republik Indonesia, diakses 2026-10-15



